Kemenangan Krucil, sapaan Nugroho Kisnanto, merupakan rangkaian kejutan yang terjadi sepanjang Speedy Tour de Indonesia. Sebelumnya pembalap Araya, Fatahillah Abdullah merebut etape kedua Bandung-Tasikmalaya. Pembalap Polygon Sweet Nice, Herwin Jaya sempat masuk tiga besar pada etape keenam.
Etape ketujuh menjadi kebanggaan bagi pembalap Indonesia. Sepuluh pembalap terdepan, empat diantaranya pembalap Indonesia. Selain Krucil, Iwan Setyawan (Custom Cycling Club/ peringkat 5), Herwin (Polygon Sweet Nice/ 6), dan Reno Yudho Sansoko (ISSI Jakarta/ 7).
Pembalap Polygon Sweet Nice, Herwin Jaya mengaku kelelahan setelah mengikuti rangkaian serangan pada etape ketujuh kemarin. "Sejak nol kilometer, semua pembalap mengajak kabur. Jadi mereka memilih bertarung dan menghabiskan tenaga," terang Herwin. Posisi Herwin melorot 10 km menjelang finish dan menyebabkan posisinya berada di peringkat keenam, terpaut 9 detik dengan Krucil.
"Sejak nol kilometer, semua pembalap sudah saling menyerang," terang Krucil. Sayangnya kemenangan itu mendapat kecaman dari sejumlah pembalap maupun team manajer. Krucil dianggap tidak mau bekerja, sehingga dia lebih banyak berada belakang dirombongan. "Ini balapan. Siapa terdepan, dia yang menang," tegas Manajer ISSI Jogjakarta, Dadang Haris Poernomo.
Terlepas dari itu, hasil kemarin merupakan kemenangan pertama Krucil di ajang balapan grade 2.2 UCI. Prestasi pembalap mungil itu finish di posisi keempat etape ketiga, Tour de East Java 2009. "Senang mas bisa juara. Tidak menyangka sebelumnya," imbuh Krucil.
Pada etape kedelapan diperkirakan lebih berat. Sebab rute yang ditempuh Surabaya-Problinggo hanya 60 km. "Pasti akan saling serang, dengan kecepatan tinggi. Ini disebabkan rute yang pendek, dan medannya masih flat," jelas Direktur Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo.
Hasil etape ketujuh
- Nugroho Kisnanto, ISSI Jogjakarta 3.47'26"
- Llyod Lucien Reynante, 711 Filipina 3.47'32"
- Bradley Hall, Plan B Australia 3.47'32"
Klasemen pembalap Indonesia (Red-White Jersey)
- Hari Fitrianto, PSN 22.43'46"
- Didit Purwanto, ISSI Jogjakarta 22.36'44"
- Budi Santoso, Kencana Bike 2222.37'02"
Klasemen KoM (Polka Dot Jersey)
- Mehdi Sorabi, TPT 20
- Amir Zargari, Azad 20
- Ghader Mizbani, TPT 15
Klasemen sprint (Green Jersey)
- Mehdi Sorabi, TPT 21
- Nor Rizuan, Malaysia 10
- Abdullah Fatahillah, Araya 8
Klasemen Umum (Yellow Jersey)
- Mehdi Sorabi, TPT 22.20'48"
- Ghader Mizbani, TPT 22.23'09"
- Andrey Mizurov, TPT 22.26'02"



