|
Written by Admin
|
|
Saturday, 04 May 2013 19:22 |
|
Etape ketiga Tour de Azerbaidjan kembali memberi pekerjaan berat bagi Polygon Sweet Nice. Tim Continental asal yang ber-home base di Surabaya ini kembali masuk rombongan besar
Menempuh rute 170 km dari Qabala-Saki-Qabala, (3/5/2013), menempatkan Mark Dowling dkk masuk rombongan besar. Mereka tertinggal 1 menit 33 detik daria pemenang etape, Vitaly Popkov yang mengoleksi waktu, 03.57’03”
“Hasil ini sudah maksimal, dan kita berharap dua etape berkutnya bisa kita manfaatkan,” kata Direktur Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo.
Terus terang kami tidak memiliki jam terbang cukup untuk bersaing d engan tim-tim besar dari Eropa,” lanjutnya.
Pada etape keempat akan menmpuh jarak 115,3 km dari Qabal menuju Tedriz Merkezi.
Pada dua etape tersisa, tim yang berdiri sejak 1994 itu bisa tampil maksimal. "Mudah-mudahan hasil etape keempat bisa menaikkan posisi tim maupun individu," tutup Harijanto. (psn)
|
|
Written by Admin
|
|
Saturday, 04 May 2013 19:17 |
|
Etape pertama Tour de Azerbaidjan menjadi penjajagan bagi Polygon Sweet Nice. Tim yang kini ber-home base di Irlandia itu belum meraih hasil positif pada etape yang menempuh jarak 157 km di kota Baku dengan lomba circuit race, Rabu (1/5/2013).
Setidaknya dua pebalapnya, Nohales Edgar Nieto harus puas finish diurutan ke-85 dengan catatan waktu, 3 jam, 32 menit, 21 detik. Dia tertinggal 2 detik dengan pemenang etape, Christoph Schweizer (Synergy Baku).
Pada balapan ini Polygon Sweet Nice sepenuhnya tidak membawa pebalap Indonesia. Selain Nieto, Ryan Sherlock finish diurutan ke-108 dencan catatan sama dengan Nieto.
Nasib kurang mujur juga ditorehkan Ryan Sherlock yang finish di urutan ke-22 atau 22 detik dibelakang Schweizer. Sementara Sergey Kuzmin finish diurutan 130, dan terpaut 32 detik, terakhir Stephen Char terpaut 1 menit 23 detik.
Dengan hasil itu, secara klasemen Polygon Sweet Nice berhada di posisi belakang dari 25 tim peserta Tour d Azerbaidjan ini.
Direktur Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo mengakui hasil kurang manis ini. Ini adalah pengalaman pertama, dan tim ini sama sekali kami belum pernah mengikuti balapan disana,” katanya. (psn)
|
|
|
Written by Admin
|
|
Saturday, 04 May 2013 19:19 |
|
Hasil etape kedua Tour of Azerbaijan membawa dampak positif bagi Polygon Sweet Nice. Tim kebanggaan Surabaya yang kini ber-home base di Irlandia itu menempati ranking ke-18 Team General Classification.
Ryan Sherlock dkk naik empat strip sekaligus dengan total waktu, 25 jam 23 menit, 03 detik atau terpaut 22 menit 17 detik dengan pemimpin klasemen, Continental Team Astana.
Direktur Polygon Sweet Nice, Harijanto mengakui hasil etape kedua yang berlangsung Rabu (2/5/2013) waktu setempat, cukup berat. Etape kedua kemarin menempuh rute sepanjang 300 km dari Baku menuju Ismayilli.
”Bukan pekerjaan gampang bagi tim ini menghadapi tim-tim tangguh asal Eropa dan Australia,” katanya. “Hasil etape kedua bagi saya mengejutkan karena bisa memperbaiki klasemen tim,” lanjut pengusaha makanan itu.
Pada etape pertama, Polygon Sweet Nice harus puas finish diurutan paling buncit, dari 23 peserta. Tetapi pda etape kedua, Polygon Sweet Nice mampu mememperbaiki hasil.
“Mudah-mudahan pada etape ketiga pebalap kami sudah bisa mengatur ritme,” ungkapnya. Dia berharap empat pebalapnya memanfaatkan momen.
Keberhasil memperbaiki posisi ke urutan-18, membawa korban. Pebalap Stephen Halphin harus out. Dia finish diurutan ke-128 atau setelah melewati time limit. Halphin mengemas tertinggal 51 menit 40 detik dari pemenang lomba, Sergy Grechyn, 4.42’54” (psn)
|
|
Written by Admin
|
|
Saturday, 06 April 2013 16:55 |
|
Empat etape Tour of Philippines atau Tour of Filipina yang diikuti Polygon Sweet Nice cukup berat. Dari profile stage yang diperoleh dari pihak penyelenggara, mayoritas menyuguhkan medan tanjakan.
Hal ini yang menyebabkan Direktur Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo, Sabtu (6/4/2013) mengumumkan pasukan yang akan dibawa.
“Kami ingin tampil maksimal, dan hanya dua pebalap lokal yang kami bawa. Mayoritas pebalap asing, dan semuanya mayoritas climber,” katanya.
Dua pebalap lokal yang dibawa adalah Jimmy Pranata dan Dealton Prayogo. Sedangkan tiga pebalap asing yang didaftarkan adalah Sergey Kuzmin, Edgar Nohales Nieto, dan Ryan Sherlock.
Harijanto mengakui belum pernah mengikuti balapan di Filipina. Ini yang menyebabkan pihaknya tidak berani mematok target. Selain faktor cuaca, kondisi alam dan jalan belum pernah dijumpai.
Dari empat etape yang dilombakan, mayoritas menempuh medan tanjakan. Etape pertama dari Pagudpud-Aparri (sepanjang 180 km) menyuguhkan tanjakan. Meski hanya 300 meter dpl, tetapi tanjakan hanya ditempuh dalam 20 km.
Etape kedua dari Aparri-Cauayan (200 km), dengan medan rolling dan satu tanjakan landai, tetapi panjang. Memasuki etape ketiga, dari Cauayan menuju Bayombong (104 km) menyuguhkan dua tanjakan sekaigus.
Etape penentuan ditempuh sepanjang 132 km dari, dari Bayombong-Baguio menyuguhkan tiga tanjakan. “Pada etape terakhir inilah yang menjadi rute penentuan, karena finish diketinggian 1.300 m dpl, setelah melintasi KoM ketiga,” tuntasnya.
Polygon Sweet Nice mengakui untuk mengikuti Tour of Filipina ini membutuhkan power dan fisik yang prima. (*)
|
|
Last Updated on Saturday, 06 April 2013 17:14 |
|